Kepada Tuan Waktu

Halo, Tuan Waktu
Selamat senja
  atau selamat pagi?
  atau selamat kenangan?
  se la mat  ma sa ?

Perkenalkan, saya Mimie, Pak, manusia biasa
  maaf, saya panggil Pak saja ya, mau panggil Tuan kok lidah saya nggak biasa, Pak
Saya punya satu permintaan, Pak
Biasanya sih teman-teman yang rikwes ke saya
Saya jarang-jarang rikwes
  soalnya Tuhan sudah beri duluan sebelum saya sempat minta

Beberapa masa lalu saya sudah minta ke Tuhan, Pak
Kata Dia, saya diminta bilang langsung ke Bapak
Kalau Bapak acc, maka Tuhan oke juga, Pak

Begini, Pak
Saya minta Tuhan untuk membekukan waktu, Pak
Sebentar saja
Nggak lama, Pak

Alasannya?

Emmm..

Aku harap waktu membeku, agar pelukan tak pernah berakhir

Emmm..
Ya.. pokoknya begitu, Pak
Alasan pribadi
Saya susah menjelaskannya, Pak
Kalau suatu ketika saya bertemu Bapak di kondisi yang tidak formal, mungkin akan saya jabarkan detilnya, Pak

Sebentar saja, Pak
Saya nggak minta Tuhan untuk memutar kembali waktu
Saya nggak minta kembali ke dulu
Nggak minta mengulang

Setidaknya saat ini tidak, Pak

Demikian, Pak
Besar harapan saya agar Bapak acc permintaan saya

Terimakasih, Pak, mau mendengarkan saya yang manusia biasa ini

sat, feb 11, 17
-mie-

Amin

Untuk setiap friksi yang tercipta
   :maaf

Untuk setiap yang diusahakan ada
   :terimakasih

Untuk eksistensi dalam hidupku
   :Aku sayang Papa

Tuhan, lindungi dia.
    Kami.




Semoga suatu ketika, tanpa harus kuminta ke sini, Papa tahu
Karena untuk mengucapkannya sungguh tidak terbiasa

atau semoga Papa sudah tahu
satmay 21, 16
.mie.

Terimakasih Tuhan atas persimpangan

L : Hai!
P : Hai

L : How's life?
P: Not bad.

P : Kamu?
L : Been busy lately. Banyak ngelembur tugas. Hahaha. You know lah..

L : Kok di sini? 
P : Ada tugas.
L : Ooh gitu. Tugas kantor? Masih di tempat yang dulu?
P : Iya.
L : Betah banget? Gajinya ga seberapa kan?
P : Haha. Iya.
L : Kamu ga jadi ambil beasiswa keluar negri? Katanya mau jadi bule?
P : Iya. Doain aja.

L : Kita lama banget ga ngobrol ya?

P : Eh sori, aku belok sini ya

L: Hmm
    Okay ^^

***

Not bad, but ain't as good as we once were.

Kamu gimana? Kok agak kurusan dari terakhir kita ketemu? Banyak kerjaan banget ya? Ga sempet makan ya?

Iya nih tugas kantor. Banyak beud. Harusnya bukan aku yang kerjain. Harusnya yang ke sini tuh rekanku. Kesel.

Yaa dapetnya nggak seberapa sih emang. Pengennya sih buru-buru cabut. Pengen banget bisa di sini. Tapi kan ada kamu. Ketemu kamu.

Haha. Beasiswa ya? Iyalah, pasti! Mungkin itu opsi yang baik, sambil nunggu kamu nggak di sini lagi. Jadi aku nggak harus ketemu kamu.

Terimakasih Tuhan ada alasan!



Aku kangen.
dan nggak sanggup menguburmu hidup-hidup.







Done!
thu, feb 9, 17
.mie.

Mungkin aku pengecut saja

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Mencintaimu tidak mungkin sederhana
Karena kamu sungguh tidak demikian saja
Kita tidak lantas terdiri hanya dua

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
Nyatanya aku tak bisa
Nyatanya mencintaimu lebih rumit dari bayanganku
Kukira komitmen saja cukup mengikat kita

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Sungguh aku ingin demikian
Tapi aku bisa apa
Nyatanya komitmen itu bukan cuma kita yang punya
Aku muasalku, kamu muasalmu

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Mungkin kita..
tidak
Mungkin aku berhenti saja
Mungkin bisa, tapi aku tidak mampu

apalagi untuk dengan sederhana


Nyatanya kita hanya isyarat
Cuma cerita

yang tak sempat (terus) ada




Niat ngejar dedlen yang nyatanya ga kekejar. Sungguh rapat2 itu menyita waktu.
wed, feb 8, 17
.mie.

Hence, no particular occasion

I'd like to meet you
in one fine day
one fine morning
or one fine afternoon maybe
or one fine night
or any of that fine time
..
or anytime 

even if it's not fine at all!

Just to see your eyes


..and the smile of yours
is that one fine thing




completed Jan 30, 17
.mie.

Ode Subuh

Begitu beratkah bahagia berdua?
Begitu mustahilkah bersama selamanya?
Ketika ranjang tak lagi berderak canda
Ketika meja makan hanya padu denting sendok piring
Kemana sayang yang dijanjikan ada?
..terhalang ego kita?



subuh di hening rumah sakit, 26 Jan 2017
-mie-

(Hanya) Seorang Ibu

Katanya dia koki handal
Tapi masakannya keasinan
Katanya dia seorang guru
Aljabar salah melulu
Katanya dia teman
Diajak dugem ogah jalan

Katanya dia malaikat penjaga
Lantas apa dia bisa terbang?

Nyatanya dia (hanya) ibu
Lebih dari cukup untuk (hanya) menjadi itu





Untuk mamah, amyah, mami, simbok, ibuk dan segala nama yang kusematkan padanya
Untuk kawan yang berjuang menjadi dan menjalaninya
Untuk (para) papah yang membantu mewujudkan panggilan tersebut --kecuali Maryam tentu saja
: terimakasih. Selamat Hari Ibu. Semoga bahagia selalu. Amin



thu, mother's day, 16
-mie-