kontradiksi

Tidak ada aktivasi hebat lagi
Pada yang kau tau namanya
Sentra pneumotaksik
Yang mampu membuatku
Dispneu

Tidak ada overstimuli lagi
Pada yang kau tau namanya
Symphatical nerve
Yang mampu membuatku
Palpitasi

Tidak ada lonjakan impuls lagi
Pada yang kau tau namanya
Erector pili
Saat namamu muncul
Di layar putih itu

Tidak ada lagi pengacau sikardian
Ketika kabar gembira itu sungguh membuatku menari
Dalam kelu

Homeostasis kembali justru ketika kamu pergi

Hanya hampa



PS: Berani kasih tugas, berani bikin sendiri juga dooong ^^






thu, apr 17, 14
-mie yang 
lupa kalo ini belom di-publish -___-V-

mimpi

Talking about childhood dream
Apa mimpimu waktu itu? 
Jadi presiden? Pilot? Astronot? Dokter? 

Saya heran kenapa rata-rata anak kecil tiap ditanyain pasti jawabnya pengen jadi dokter. Dan papi maminya pasti nyuruh dia jadi dokter. Padahal saya yang dokter aja pengen jadi pengajar. Rasanya tiap ketemu orang yang mimpinya mau jadi dokter pengen gw bilangin: bro jadi dokter ga enak deh!
Apalagi sekolahnya. Apalagi cuman jadi dokter umum. Apalagi kalo ni sistem BPJS bener-bener ga ada penghargaannya terhadap dokter dan tenaga medis. Apalagi habis ada kasus kriminalisasi dokter kemaren. 
Masih mimpi buat jadi dokter? 
Coba pikir ulang! 

Kalo kata internis di tempat saya kerja, yang bisa jadi dokter adalah orang-orang bermartabat dan berhati nurani luhur. Sanggup gak?

.

.

.

Speaking of which, pernah suatu ketika datang pasien anak dan papinya. 
Sembari nunggu resep yang lagi kutulis,  si papi cerita. Dia pengen anaknya jadi polisi kaya dia. Sayangnya si anak ga mau. Si anak lebih pengen jadi chef. Si papi juga kesel sama anaknya yang malah hobi masak-masak bukan olahraga kaya ana cowok laennya. 
Rasanya pengen ngomongin si papi ini deh. 
Mau jadi apapun anaknya, yang penting manfaatnya untuk sesama. Just like what Bu Sum said.
Bu Sum merupakan tokoh utama ftv spesial Kompas TV yang ditayangkan beberapa waktu lalu dengan judul yang sama. Ini film bagus, coba deh tonton.
Emangnya si papi ini ga pernah nonton tivi apa. 
Kan pekerjaan chef lagi naik daun. Ada Chef Juna, Arnold, Bara, dan mas-mas chef ganteng lainnya. ^^
.

.

.

Emang kenapa sih harus jadi polisi? 
Emang kenapa harus jadi dokter? 
Papi, Mami, biarkan anakmu nanti besar jadi apapun yang dia mau yah. Asal mereka bisa bertanggungjawab atas pilihanya dan menjadi manusia bermanfaat karena pilihannya. 
Kewajiban orang tua terhadap anaknya kan memberi nama, mendidik dan menikahkan. Ga pake memaksakan kehendak sendiri supaya anaknya harus jadi apa.

.

.

.

Saya sendiri dulu bermimpi jadi sejarawan. 
Mimpimu sendiri apa?

Selamat tahun baru 2014. 
Semoga semakin banyak mimpi-mimpi kita yang bisa terwujud.









PS: Sebuah pesan untuk seorang kawan yang kebanggaan impian dan harapannya baru aja lahir di dunia 20 Desember kemaren. 






wed, jan 01, 14
-mie-

WS Rendra - Sajak Seonggok Jagung

SAJAK SEONGGOK JAGUNG

Seonggok jagung di kamar
dan seorang pemuda
yang kurang sekolahan.
Memandang jagung itu,
sang pemuda melihat ladang;
ia melihat petani;
ia melihat panen;
dan suatu hari subuh,
para wanita dengan gendongan
pergi ke pasar ………
Dan ia juga melihat
suatu pagi hari
di dekat sumur
gadis-gadis bercanda
sambil menumbuk jagung
menjadi maisena.
Sedang di dalam dapur
tungku-tungku menyala.
Di dalam udara murni
tercium kuwe jagung
Seonggok jagung di kamar
dan seorang pemuda.
Ia siap menggarap jagung
Ia melihat kemungkinan
otak dan tangan
siap bekerja
Tetapi ini :
Seonggok jagung di kamar
dan seorang pemuda tamat SLA
Tak ada uang, tak bisa menjadi mahasiswa.
Hanya ada seonggok jagung di kamarnya.
Ia memandang jagung itu
dan ia melihat dirinya terlunta-lunta .
Ia melihat dirinya ditendang dari diskotik.
Ia melihat sepasang sepatu kenes di balik etalase.
Ia melihat saingannya naik sepeda motor.
Ia melihat nomor-nomor lotre.
Ia melihat dirinya sendiri miskin dan gagal.
Seonggok jagung di kamar
tidak menyangkut pada akal,
tidak akan menolongnya.
Seonggok jagung di kamar
tak akan menolong seorang pemuda
yang pandangan hidupnya berasal dari buku,
dan tidak dari kehidupan.
Yang tidak terlatih dalam metode,
dan hanya penuh hafalan kesimpulan,
yang hanya terlatih sebagai pemakai,
tetapi kurang latihan bebas berkarya.
Pendidikan telah memisahkannya dari kehidupan.
Aku bertanya :
Apakah gunanya pendidikan
bila hanya akan membuat seseorang menjadi asing
di tengah kenyataan persoalannya ?
Apakah gunanya pendidikan
bila hanya mendorong seseorang
menjadi layang-layang di ibukota
kikuk pulang ke daerahnya ?
Apakah gunanya seseorang
belajat filsafat, sastra, teknologi, ilmu kedokteran,
atau apa saja,
bila pada akhirnya,
ketika ia pulang ke daerahnya, lalu berkata :
“ Di sini aku merasa asing dan sepi !”


WS Rendra










PS: sebuah prolog



sun, apr 14, 13
-mie-

mendirikan klinik


Lagi pengen punya klinik tapi ga punya modal ni.
Sedang mengumpulkan temen-temen sevisi buat merealisasikannya. Sementara itu saya share dulu apa yang udah saya baca. Siapa tau bisa buat tambah-tambah info..
.
.
.
Apa itu klinik?
Klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan/atau spesialistik. Klinik diselenggarakan oleh lebih dari satu jenis tenaga kesehatan dan dipimpin oleh seorang tenaga medis.

Berdasarkan jenis pelayanannya, klinik dibagi menjadi Klinik Pratama dan Klinik Utama.
- Klinik Pratama merupakan klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar.
- Klinik Utama merupakan klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik.



Bagaimana kepemilikannya?
Kepemilikan Klinik Pratama yang menyelenggarakan rawat jalan dapat secara perorangan atau berbentuk badan usaha. sedangkan kepemilikan Klinik Pratama yang menyelenggarakan rawat inap dan Klinik Utama harus berbentuk badan usaha.


Lokasi
Lokasi pendirian klinik harus sesuai dengan tata ruang daerah masing-masing.


Bangunan
Klinik diselenggarakan pada bangunan yang permanen dan tidak bergabung dengan tempat tinggal atau unit kerja lainnya.

Bangunan klinik paling sedikit terdiri atas:
a. ruang pendaftaran/ruang tunggu;
b. ruang konsultasi dokter;
c. ruang administrasi;
d. ruang tindakan;
e. ruang farmasi;
f. kamar mandi/wc;
g. ruangan lainnya sesuai kebutuhan pelayanan.


Prasarana 
Prasarana klinik meliputi:
a. instalasi air;
b. instalasi listrik;
c. instalasi sirkulasi udara;
d. sarana pengelolaan limbah;
e. pencegahan dan penanggulangan kebakaran;
f. ambulans, untuk klinik yang menyelenggarakan rawat inap; dan
g. sarana lainnya sesuai kebutuhan.


Peralatan
Klinik harus dilengkapi dengan peralatan medis dan nonmedis yang memadai sesuai dengan jenis pelayanan yang diberikan. Peralatan medis yang digunakan di klinik harus diuji dan dikalibrasi secara berkala oleh Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan dan/atau institusi penguji dan pengkalibrasi yang berwenang.


Ketenagaan
Pimpinan Klinik Pratama adalah seorang dokter atau dokter gigi, sedangkan pimpinan Klinik Utama adalah dokter spesialis atau dokter gigi spesialis yang memiliki kompetensi sesuai dengan jenis kliniknya. Pimpinan klinik merupakan penanggung jawab klinik dan merangkap sebagai pelaksana pelayanan.

Tenaga medis pada Klinik Pratama minimal terdiri dari 2 (dua) orang dokter dan/atau dokter gigi. sedangkan tenaga medis pada Klinik Utama minimal terdiri dari 1 (satu) orang dokter spesialis dari masing-masing spesialisasi sesuai jenis pelayanan yang diberikan. Setiap tenaga medis yang berpraktik di klinik harus mempunyai Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik (SIP) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Setiap tenaga kesehatan lain yang bekerja di klinik harus mempunyai Surat Izin sebagai tanda registrasi/Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Kerja (SIK) atau Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Klinik dilarang mempekerjakan tenaga kesehatan warga negara asing.


Perizinan
Permohonan izin klinik diajukan dengan melampirkan:
a. surat rekomendasi dari dinas kesehatan setempat;
b. salinan/fotokopi pendirian badan usaha kecuali untuk kepemilikan perorangan;
c. identitas lengkap pemohon;
d. surat keterangan persetujuan lokasi dari pemerintah daerah setempat;
e. bukti hak kepemilikan atau penggunaan tanah atau izin penggunaan bangunan untuk penyelenggaraan kegiatan bagi milik pribadi atau surat kontrak minimal selama 5 (lima) tahun bagi yang menyewa bangunan untuk penyelenggaraan kegiatan;
f. dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL);
g. profil klinik yang akan didirikan meliputi struktur organisasi kepengurusan, tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, dan peralatan serta pelayanan yang diberikan; dan
h. persyaratan administrasi lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Izin klinik diberikan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang dengan mengajukan permohonan perpanjangan 6 (enam) bulan sebelum habis masa berlaku izinnya.


Bagaimana penyelenggaraannya?
Klinik yang menyelenggarakan pelayanan rawat inap harus menyediakan:
a. ruang rawat inap yang memenuhi persyaratan;
b. tempat tidur pasien minimal 5 (lima) dan maksimal 10 (sepuluh);
c. tenaga medis dan keperawatan yang sesuai jumlah dan kualifikasinya;
d. tenaga gizi, tenaga analis kesehatan, tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan dan/atau tenaga non kesehatan lain sesuai kebutuhan;
e. dapur gizi;
f. pelayanan laboratorium Klinik Pratama.

Pelayanan rawat inap hanya dapat dilakukan maksimal selama 5 (lima) hari.

Dalam memberikan pelayanan, klinik berkewajiban:
a. memberikan pelayanan yang aman, bermutu dengan mengutamakan kepentingan terbaik pasien sesuai dengan standar profesi, standar pelayanan dan standar prosedur operasional;
b. memberikan pelayanan gawat darurat kepada pasien sesuai dengan kemampuan pelayanannya tanpa meminta uang muka terlebih dahulu atau mendahulukan kepentingan finansial;
c. memperoleh persetujuan atas tindakan yang akan dilakukan (informed consent);
d. menyelenggarakan rekam medis;
e. melaksanakan sistem rujukan;
f. menolak keinginan pasien yang bertentangan dengan standar profesi dan etika serta peraturan perundang-undangan;
g. menghormati hak-hak pasien;
h. melaksanakan kendali mutu dan kendali biaya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
i. memiliki peraturan internal dan standar prosedur operasional;
j. melaksanakan program pemerintah di bidang kesehatan baik secara regional maupun nasional.

Penyelenggara klinik wajib:
a. memasang papan nama klinik;
b. membuat daftar tenaga medis dan tenaga kesehatan lain yang bekerja di klinik beserta nomor Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik (SIP) bagi tenaga medis dan surat izin sebagai tanda registrasi atau Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) atau Surat Izin Kerja (SIK) bagi tenaga kesehatan lain;
c. melaksanakan pencatatan untuk penyakit-penyakit tertentu dan melaporkan kepada dinas kesehatan kabupaten/kota dalam rangka pelaksanaan program pemerintah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Besarnya tarif pelayanan klinik berpedoman pada komponen jasa pelayanan dan jasa sarana.

Komponen jasa pelayanan meliputi:
a. jasa konsultasi;
b. jasa tindakan;
c. jasa penunjang medik;
d. biaya pelayanan kefarmasian;
e. ruang perawatan (untuk rawat inap);
f. administrasi; atau
g. komponen lainnya yang menunjang pelayanan.

Besarnya biaya masing-masing komponen ditentukan dalam bentuk nominal, bukan dalam bentuk persen dari biaya lainnya.
.
.
.

Naah.. yang saya tulis di atas disadur dari Permenkes No. 28/MENKES/PER/I/2011 tentang Klinik.
Sedikit banyaknya semoga memberi manfaat. Untuk lebih lengkap dan pastinya silakan baca Permenkes-nya langsung. Siapa tahu apa yang saya jabarkan kurang pas dengan aslinya.
Hayoo semangat berwiraswasta!!






tue, jan 15, 13
-mie-

we don't say goodbye

Teman yang terhanyut arus waktu 
Mekar mendewasa 
Masih kusimpan suara tawa kita 
Kembalilah sahabat lawasku 
Semarakkan keheningan lubuk






Hingga masih bisa kurangkul kalian 
Sosok yang mengaliri cawan hidupku 
Bilakah kita menangis bersama 
Tegar melawan tempaan semangatmu itu 



Hingga masih bisa kujangkau cahaya 
Senyum yang menyalakan hasrat diriku 
Bilakah kuhentikan pasir waktu 
Tak terbangun dari khayal keajaiban ini 


Lembayung Bali - sung by Ayu PL accompanied by Devi  at 2006's Farewell Night Nov 24,12 at Grand Majesty Convention Hall, Semarang


we don't say goodbye
we'll never say goodbye

and 2022 will come very soon..




mon, nov 26, 12
-mie-

10-11-12

selamat malam
lama nggak ngepos
setahun,, err lebih mungkin..
hari ini mau ngepos karena tanggalnya bagus
10 - 11 - 12
mungkin seratus tahun lagi baru bisa ditemui lagi


selamat HARI PAHLAWAN!!






sat, nov 10, 12
-mie-

langit subuh hari

aku suka langit subuh hari
ada sunyi
ada sepi
ada mentari yang ingin ditemui





tue, aug 16, 11
-mie-