Kuminta Waktumu

Tanyakan padaku hadiah apa yang kuinginkan darimu

Aku mau minta waktumu


Katakan padaku apakah murah ataukah mahal waktumu

Jika murah, maka bagilah waktumu bersamaku
Jika mahal,
ketahuilah bahwa waktumu bukan milikmu
ketahuilah bahwa ketika ia diambil darimu maka hilanglah keberadaanmu
ketahuilah bahwa ia hanya mampu kau manfaatkan sebisamu
Dan karenanya aku tidak akan meminta waktumu padamu
Ku mohonkan pada Pencipta Setiap Kejadian untuk membuatmu berbagi waktu bersamaku

Kubeli waktumu dengan doa-doaku?

Bisa jadi

Ahh sombong sekali

Apa kupikir doaku itu milikku?







wed, sep 12, 18
.mie.

Sebab aku mencintaiMu

Tersebab rindu
Kutanahkan wajahku, kulangitkan nama Mu
Tersebab kasih
Kutengadahkan tanganku, kupanggil nama Mu
Tersebab hina
Kuteteskan air mataku, ku pun pinta ampun Mu
Tersebab iman
Kutartil ayat Mu, kupahami kalam Mu

Tersebab Mu,
Tuhan, boleh ku minta dia jodohku?





Ungaran, sat, may 19, 18
.mie.

Jika kutulis namamu (2)

Kutulis namamu di langit-langit kamarku
Di udara napasku
Di sudut heningku
Di gaduh risauku
Di kusut ramaiku
Di rinai bahagiaku
Di jatuh bangkitku
Di gelak hampaku
Di sela eritrosit 
     tiap detak ventrikelku

Karenanya ku pikir kamu jadi candu

Padahal
     tidak ada di dunia yang bisa, boleh lebih sering kutulisrapal dibanding nama Nya

Maka ku hapus namamu dari semua itu

Kamu hanya tertulis di lantai sujudku, bait-bait doaku






Lembang, may 12, 18
been a year after that lots-of-tears-periode
.mie.

Jika kutulis namamu

Kalau ku tulis, kamu apa?
Koma? Jeda?
Titik? Akhir?
Tanda tanya? Misteri?
Tanda seru? Ajakan?

Atau deretan huruf tanpa spasi? Membingungkan?
Atau deretan angka terkode? Tak terpecahkan?

Aku memilih menulismu sebagai bait sebelum amin doa-doaku





Sartika Asih Bandung, may 11, 18
.mie.

Gus Mus - Dzikir Malam

DZIKIR MALAM

Langit memimpin dzikir malam
Membaca wirid hening dalam hitungan rinai hujan dan manik-manik keringatku

Angin mendesirkan tasbih bersama pucuk-pucuk pohon di mulut pori-poriku

Sesekali kilat memucatkan rumput-rumput mencuatkan lidah-lidah laut dalam gemuruh tahmid bersama qhouf rojaku

Sementara petir dan guruh bergantian meneriakkan takbir dari puncak diamku
langit memimpin dzikir malam
di bumi kelam gelisahku





Ahmad Mustofa Bisri




mon, apr 23, 18
.mie.

Menyoal Jarak

Jarak tidak pernah membatasi kita
Ia hadir tidak untuk menjauhkan bahagia
Ia ada tidak mengajarkan rindu semata

Jarak adalah tentang penjagaan
Dan karenanya ia adalah sebentuk cinta

Semoga jarak yang ada adalah cinta Nya untuk menjaga kita



Kertajaya PSE-SMT, apr 22, 18
.mie.

Letak Rindu

Apa kau bilang rindu itu ada di hati?
Aku tak setuju

Bagiku rindu itu ada di tangan dan di kening
Ketika aku bersujud dan menengadahkan tangan kepada Nya

Dan kamu ada pada keduanya




fri, mar 23, 18
.mie.